Jumat, 17 Januari 2014

ULTRASOUNDNOGRAFI AORTA ABDOMINALIS

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz - 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor Pada awalnya penemuan alat USG diawali dengan penemuan gelombang ultrasonik kemudian bertahun-tahun setelah itu, tepatnya sekitar tahun 1920-an, prinsip kerja gelombang ultrasonik mulai diterapkan dalam bidang kedokteran. Penggunaan ultrasonik dalam bidang kedokteran ini pertama kali diaplikasikan untuk kepentingan terapi bukan untuk mendiagnosis suatu penyakit.
Teknologi transduser digital sekira tahun 1990-an memungkinkan sinyal gelombang ultrasonik yang diterima menghasilkan tampilan gambar suatu jaringan tubuh dengan lebih jelas. Penemuan komputer pada pertengahan 1990 jelas sangat membantu teknologi ini. Gelombang ultrasonik akan melalui proses sebagai berikut, pertama, gelombang akan diterima transduser. Kemudian gelombang tersebut diproses sedemikian rupa dalam komputer sehingga bentuk tampilan gambar akan terlihat pada layar monitor. Transduser yang digunakan terdiri dari transduser penghasil gambar dua dimensi atau tiga dimensi. Seperti inilah hingga USG berkembang sedemikian rupa hingga saat ini.

B.     Prinsip USG

            Ultrasonik adalah gelombang suara dengan frekwensi lebih tinggi daripada kemampuan pendengaran telinga manusia, sehingga kita tidak bisa mendengarnya sama sekali. Suara yang dapat didengar manusia mempunyai frekwensi antara 20 – 20.000 Cpd (Cicles per detik- Hertz).. Sedangkan dalam pemeriksaan USG ini menggunakan frekwensi 1- 10 MHz ( 1- 10 juta Hz).
Gelombang suara frekwensi tingi tersebut dihasilkan dari kristal-kristal yang terdapat dalam suatu alat yang disebut transducer. Perubahan bentuk akibat gaya mekanis pada kristal, akan menimbulkan tegangan listrik. Fenomena ini disebut efek Piezo-electric, yang merupakan dasar perkembangan USG selanjutnya. Bentuk kristal juga akan berubah bila dipengaruhi oleh medan listrik. Sesuai dengan polaritas medan listrik yang melaluinya, kristal akan mengembang dan mengkerut, maka akan dihasilkan gelombang suara frekwensi tingi.


BAB II
PEMBAHASAN
            Scanning aorta abdominal dapat dilakukan dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi, yaitu ultrasonografi abdomen (perut). Scanning ultrasound merupakan pemeriksaan yang cepat, akurat, dan tidak berbahaya (non-invasif). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa aorta abdominal, yaitu satu dari pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung. 
Selama tes scanning Aora Abdominal , transduser yang menyerupai mikrofon mengeluarkan gelombang suara yang tidak dapat didngar oleh telinga manusia , tranduser diarahkan pada perut pasien .
Pantulan gelombang suara kemudian ditangkap dan ditampilkan pada suatu monitor untuk menggambarkan ukuran dan lintasan aorta abdominal.
Ultrasonografi dalam bidang kesehatan bertujuan untuk pemeriksaan organ-organ tubuh yang dapat diketahui bentuk, ukuran anatomis, gerakan, serta hubungannya dengan jaringan lain disekitarnya.Sifat dasar ultrasound : 
·         Sangat lambat bila melalui media yang bersifat gas, dan sangat cepat bila melalui media padat. 
·          Semakin padat suatu media maka semakin cepat kecepatan suaranya.
·         Apabila melalui suatu media maka akan terjadi atenuasi.

  Manfaat USG
Manfaat dari ultrasonografi adalah untuk pemeriksaan kanker pada hati dan otak, melihat janin di dalam rahim ibu hamil,  melihat pergerakan serta perkembangan sebuah janin, mendeteksi perbedaan antar jaringan-jaringan lunak dalam tubuh, yang tidak dapat dilakukan oleh sinar x, sehingga mampu menemukan tumor atau gumpalan lunak di tubuh manusia. 

Selain manfaat di atas, ultrasonografi dimanfaaatkan untuk memonitor laju aliran darah.Pulsa ultrasonik berfrekuensi 5 – 10 MHZ diarahkan menuju pembuluh nadi,dan suatu reciever akan menerima signal hamburan gelombang pantul. Frekuensi pantulan akan bergantung pada gerak aliran darah. Tujuannya untuk mendeteksi thrombosis(penyempitan pembuluh darah) yang menyebabkan  perubahan laju aliran darah.
Pemeriksaan dengan ultrasonografi lebih aman dibandingkan dengan pemeriksaan menggunakan sina-x(sinar Rontgen) karena gelombang ultrasonic yang digunakan tidak akan merusak material yang dilewatinya sedangkan sinar x dapat mengionisasi sel-sel hidup..Karena ultrasonik merupakan salah satu gelombang mekanik, maka  pemeriksaan ultrasonografi disebut pengujian tak merusak (non destructive testing) . 
Aplikasi gelombang bunyi dalam bidang kedokteran  yang lain adalah penggunaan ultrasonografi  untuk pemeriksaan kanker pada hati dan otak.Selain itu, ultrasonografi dapat mengukur kedalaman suatu benda di bawah permukaan kulit melalui selang waktu dipancarkan sampai dipantulkan kembali gelombang ultrasonik.
Komponen Utama Pesawat USG:
o   Pulser adalah alat yang berfungsi sebagai penghasil tegangan untuk merangsang kristal pada transducer dan membangkitkan pulsa ultrasound.
o   Transducer adalah alat yang berfungsi sebagai transmitter (pemancar) sekaligus sebagai recevier     (penerima). Dalam fungsinya sebagai pemancar, transducer merubah energi listrik menjadi energi mekanik berupa getaran suara berfrekuensi tinggi. Fungsi recevier pada transducer merubah energi mekanik menjadi listrik.
o   Tabung sinar katoda adalah alat untuk menampilkan gambaran ultrasound. Pada tabung ini terdapat tabung hampa udara yg memiliki beda potensial yang tinggi antara anoda dan katoda.
o   Printer adalah alat yang digunakan untuk mendokumentasikan gambaran yang ditampilkan oleh tabung sinar katoda.
o   Display adalah alat peraga hasil gambaran scanning pada TV monitor.



Scanning aorta abdominal dapat dilakukan untuk kepentingan sebagai berikut:
  1. Untuk mendeteksi dan mengukur aneurisma aorta abdominal yang diduga.
  2. Untuk mendeteksi dan mengukur perluasan aneurisma aorta abdominal yang diketahui dan menilai risiko-risiko rupture.
Pemeriksaan ini dianjurkan untuk laki-laki dan wanita yang berumur di atas 60 tahun dan memiliki faktor-faktor risiko, seperti :
  • Merokok, lebih dari 100 batang selama hidupnya (terutama perokok berat)
  • Diabetes
  • Ada riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah (kolesterol tinggi, gangguan jantung, stroke, tekanan darah tinggi)
  • Obesitas
  • Riwayat keluarga dengan aneurisma aorta abdominal

Anatomi dari Aorta



Persiapan pasien
 Pasien diminta untuk melakukan puasa selama 12 jam untuk mengurangi gerakan usus serta gas *kadang persiapan tidak begitu diperlukan*
Prosedur pemeriksaan
·         Pasien supine dan abdomen pasien bebas dari pakian yang menutupinya.
·         Beri jelly pada area dibawah proc. Xyipoideus .
·         Letakkan transducer longitudinal dibawah proc. Xyipoidus .
·         Untuk memperjelas Aorta maka transducer di swipping kearah kiri pasien .
·         Setelah mendapatkan gambaran yang pas atau bagus , tekan tombol freeze .
Gambar posisi tranducer longitudinal

Gambar posisi transducer transversal

Berikut ini adalah hasil gambaran USG Aorta Abdominal
         


Tidak ada komentar:

Posting Komentar